1 Rajab 1444 H
﷽
As-salāmu ʿalaykum wa-raḥmatu -llah
Bagaimana kabar teman-teman pembaca disana? semoga Allahﷻ senantiasa memberikan keadaan sehat wa l-afiat dan kemudahan atas urusan-urusan yang sedang kalian jalani Allāhumma amīn.
Disini izinkan saya menuliskan kembali ilmu yang saya dapatkan dari pembelajaran oleh salah satu ulama sunni di Jerman yang banyak menempuh perjalanan spritualnya ke berbagai negara di timur tengah dan juga telah mendapatkan berbagai ijazah dari para habaib hingga sampai saat ini beliau berkegiatan aktif mengajar sebagai dosen di fakultas Islamic Theology di Universitas Osnabrück sembari berdakwah dan mensyiarkan cahaya islam di Eropa wa bil-khusus utamanya di Jerman, beliau bernamakan Syekh Mahmud Kellner raḥmatu-llahu ʿalayhi sebagaimana yang sudah saya terangkan dalam rubrik khusus biography beliau sebelumnya yang bisa dibaca disini. Beliau memiliki projek pendidikan akademik diluar perkuliahan dalam bentuk program kepesantrenan nya di Osnabrück yang bernamakan Safā.
Pengenalan tentang Safā
Safā merupakan salah satu dari tingkatan 3 program kepesantrenan nya beliau yang baru berdiri sejak tahun 2017 di Jerman, dan juga menjadi perintis satu-satunya kursus keagamaan bermanhaj kan ahlus-sunna wa l-jamāʿa di Jerman melalui metode dan pondasi nya mirip dengan layaknya pesantren yang mana para pelajar yang berasal dari berbagai penjuru dalam dan luar Jerman akan belajar agama secara intensiv seharian dimulai dari pagi sampai menjelang malam yang terdiri dari disiplin ilmu keislaman seperti aqidah, fiqh, sirah sampai ilmu kalam di tempat lembaga sekaligus tuan rumah yang beliau dirikan, yaitu Madrasah e.V selama setahun lama nya yang dibagi selama 10 kali pertemuan. Setelah menyelesaikan program Safā, para pelajar atau santri akan mendapatkan ijazah serta dapat memilih untuk melanjutkan ke tingkatan berikutnya yaitu Marwa dan Muzdalifa.
Info lebih lengkap nya bisa dilihat melalui link dibawah ini:

