17 Rabiul Akhir 1444 H
﷽
Berbicara ilmu tauhid, tentu akan muncul banyak pertanyaan serta argumentasi teologis mengenai hal-hal yang berkaitan metapyhsik seperti Dzat Allah, Jin, Malaikat maupun hal dan eksistensi lain yang tidak bisa dirasionalkan dan tak nampak pandangan nya oleh mata dan akal sehat kita sebagai manusia.
Pertanyaan akidah mendasar bagi kita seorang manusia bisa awali dengan "Apakah eksistensi Allah sebagai Tuhan itu benar adanya? lalu bagaimana pembuktian nya?".
Maka tugas seorang teolog menjawab pertanyaan ini melalui argumen-argumen akidah yang bisa diterima oleh penalaran akal sehat dan keyakinan yang lurus yang bersandarkan Al-Quran dan Sunnah melalui metode-metode empiris secara normatif dan sistematis.
Ranah keilmuwan yang abstrak nan luas khazanah pemikiran nya serta sudut pandang nya mengenai Sang Pencipta, ini termasuk menjadi suatu bagian kajian dalam disiplin ilmu Teologi Islam.